Blogger Tricks

Wednesday, December 23, 2015

>>> BELAJAR DARI DORA - 2

Belajar dari Dora - 1
     Begitulah, ternyata merdeka saja memang tak cukup. Buktinya, Indonesia yang kaya raya tetap saja masih dihuni oleh puluhan juta rakyat miskin, meskipun telah 70 tahun merdeka. Pemimpinnya gagal mewujudkan negara sejahtera. Mereka gagal menghalau para maling. Para maling bebas beraksi dalam tampilan trendi dan penuh sopan santun. Tikus telah berdamai dengan kucing penjaga. Betul kata Bung Karno, merdeka hanyalah jembatan emas. Rakyat sejahtera perkara lain. Apalagi jika emas di jembatan itu juga telah raib digondol maling.
img.  Jembatan Emas
     Regulasi terhadap eksploitasi kekayaan alam nusantara seharusnya bisa diarahkan pada upaya proteksi penjarahan, baik dari dalam maupun dari luar pihak-pihak penanggungjawab negara. Transparansi publik menjadi kata kunci. Seluruh perjanjian dan kesepakatan bagi kerjasama eksploitasi tanah dan air di negeri ini sebisa mungkin dapat diakses oleh publik.
     Jika pepatah berkata ada udang di balik batu, maka si Udang harus berada di atas batu, bukan di balik batu. Akan lebih parah lagi jika penegak hukum berotak udang sementara si malingnya sendiri kepala batu. Kombinasi bodoh dan bebal paling sempurna. Hanya negeri terkutuk yang memiliki keduanya. Jangan sampai negerimu menjadi negeri terkutuk. Puiihh..!! (Ketok-ketok meja tiga kali).
     Dalam dunia Dora, kasus kontrak Pripot merupakan tujuan sebuah perjalanan. Jika kontrak putus artinya misi berhasil, Dora pasti akan mengajak anda untuk memekikkan kata, "berhasil, berhasil, berhasil, horee...!!". Tapi jika kontrak dilanjutkan apalagi tanpa regulasi yang menyejahterakan bangsa maka kita kembali hanya bisa meneriakkan kata "merdeka" saja. Cukup dengan teriakan heroik warisan perang perjuangan itu. Mungkin pekik "merdeka" sudah cukup bagi kita, penikmat kartun Tom & Jerry. Kita tak butuh misi berakhir tuntas, kita hanya butuh sedikit kegaduhan untuk mengundang sponsor bagi stasiun TV nasional.
     Proklamasi Kemerdekaan telah berumur 70 tahun. Hal itu setara dengan usia kakek nenek. Meskipun Indonesia sudah seumuran kakek-kakek, tak ada salahnya berguru pada Dora si kecil cerdik itu. Tapi, mungkin Dora masih terlalu lugu serta kekanak-kanakan. Dora terlalu jauh untuk menggambarkan dunia orang dewasa. Nah, jika tak suka dengan keimutan Dora, anda juga boleh belajar pada Merida dalam film animasi The Brave. Selamat belajar...!!

*****

No comments:

Post a Comment