Blogger Tricks

Friday, July 12, 2013

>>>DOA dan JAWABANNYA


SW12
Untuk download ukuran 1920 x 1080 klik di sini
Malam dini hari tanggal 1 Juni 1945 Bung Karno mengalami susah tidur dan gelisah hingga kemudian memutuskan untuk berdoa kepada Sang Pencipta agar diberikan petunjuk dalam memutuskan dasar negara Indonesia yang akan disampaikan oleh beliau pada pidato keesokan harinya di depan sidang BPUPKI. Doa beliau segera terjawab keesokan paginya dan memperoleh ilham tentang Dasar Negara NKRI yakni PANCASILA. Di kemudian hari jika menceritakan kembali sejarah lahirnya Pancasila dalam pidato beliau, Bung Karno akan terdiam sejenak meresapi kembali momen-momen malam itu dan tanpa terasa air mata menetes di wajah.

>>>HUKUM KEKEKALAN ENERGI

     Energi tidak akan pernah musnah. Ia hanya akan berpindah tempat dan berubah bentuk. Energi adalah wujud dari keabadian Sang Pencipta. Keberadaan segala hal di alam semesta adalah penampakan dari energi-energi yang bersumber dari-Nya.
img.  Energi Alam Semesta
     Pernahkah terpikir oleh kita bahwa pada hakekatnya uang - yang dalam kehidupan kita sehari-hari hanyalah sekedar alat tukar semata - ternyata merupakan manifestasi dari bentuk sebuah transformasi energi, selama harga nominal uang tersebut masih berdasarkan nilai materi yang diwakilinya.  Saat ini, dengan sudah tidak terpakainya lagi standar nilai emas dalam menentukan jumlah nominal uang yang akan dicetak oleh sebuah negara maka kadar jenis energi yang terkandung di dalam nominal uang tersebut menjadi bias. Dan secara tidak sadar manusia telah menciptakan bom waktu untuk dirinya sendiri sebab nominal uang yang beredar tidak sebesar kadar jenis energi yang terwakili.
     Proses yang terjadi dalam setiap aktifitas perdagangan pada hakekatnya adalah proses perubahan, pertukaran dan perpindahan gelombang energi alam semesta. Nilai keekonomian suatu barang sebenarnya terletak pada seberapa banyak ketiga faktor dan jenis transformasi energi tadi berperan dalam pembentukannya. 
     Secara signifikan dapat kita mengerti mengapa sebutir intan nilainya lebih tinggi daripada setumpuk kapas. Mengapa kain yang lembut dan nyaman lebih mahal daripada kain tebal dan kasar. Mengapa lagu yang bermutu lebih abadi dan dihargai daripada gubahan-gubahan instan para penciptanya. Silahkan memperhatikan dan merenungkan proses-proses serta rangkaian keterlibatan manusia maupun alam pada kedua kontradiksi yang ada. Akan dapat kita fahami bahwa sesungguhnya Kekekalan Energi adalah Kebenaran yang Sejati dan Kebenaran Sejati merupakan Energi yang Kekal. 

Kebenaran sejarah INDONESIA cepat atau lambat 
akan menampakkan wajahnya yang berseri-seri

Saturday, July 6, 2013

>>>MEJA #6


Menu:  Jiwa dan Raga

mas Burjo: “Abang tau ngga arti  pepatah asing Mens sana in corporessano...??” 
Bang Tiyo: Ya taulah, itu kan artinya di mana ada Rina di sono ada Rano..”
mas Burjo“Itu mah kisah cinta Rina dan Rano, bang...!!” timpal mas Burjo sambil geleng-geleng kepala.
Om Pitok:  “Yang bener, di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat..”
Bang Tiyo:  “Tapi rampok-rampok itu jiwanya pada sakit, ‘tul nggak..??” si Abang keberatan dengan penjelasan om Pitto’. 
Om Pitok:  “Namanya juga pepatah asing, kan belum tentu cocok sama kita. Lagu kebangsaan Indonesia Raya aja ngajak kita membangun jiwanya dulu sebelum membangun raganya..”

Friday, July 5, 2013

>>>GEROBAK SAPI


SW11
Untuk download ukuran 1920x1080 klik di sini
Ketika tentara Jepang masuk ke Indonesia Bung Karno dilarikan Belanda menuju Padang. Dengan pengawalan beberapa serdadu, Bung Karno dan Inggit menembus hutan belantara Sumatera yang ganas dan mencekam. Gerobak sapi yang mengangkut logistik mereka sekali-kali ditumpangi Inggit karena sakit dan kelelahan. Namun di lain waktu Bung Karnolah yang harus menolong sapi itu.


>>>SUARA KEBENARAN

     “Sebuah kebenaran akan tetap terdengar walaupun ia diucapkan dengan sebuah bisikan yang terkecil di tengah-tengah letusan senjata yang memekakkan telinga”, sebuah petikan kata-kata dari film semi dokumenter asing. Kebenaran adalah suara alam. Getarannya menembus ruang dan waktu. Kekuatannya tak akan mampu dilawan oleh sekumpulan manusia terkuat sekalipun.
img.  Kebenaran akan selalu ada
     Suara kebenaran bersumber dari getaran Sang Pencipta. Alunannya akan terdengar oleh jiwa-jiwa suci sekalipun gitarmu tak berdawai. Pesan-pesannya akan terurai menembus tembok-tembok keangkuhan dan kegelapan hati. Ia berjalan bersama sejarah dan berteman dengan waktu. Pada saatnya kelak,  kebenaran akan menampakkan wajahnya yang berseri-seri.
     Masyarakat moderen yang akrab dengan televisi dan media-media informasi lainnya merupakan santapan yang lezat bagi penyebaran racun-racun pikiran dan penyakit-penyakit hati. Tayangannya membuat penonton terpukau dan terlena. Pesan-pesan dan rangkaian peristiwa  dikemas dengan sempurna dan kemudian berkata, “Inilah kebenaran dan yakinlah pada kenyataan ini..!!”. Dengan mudah nilai dan norma-norma hidup dalam masyarakat tergeser sedikit demi sedikit. Dan pada saat kita sadar bencana itu telah berada di depan mata.
     Beruntunglah bangsa ini jika kesadaran akan kebenaran bisa lebih cepat datangnya daripada bencana yang bakal datang menimpa.  Kesadaran akan jati diri bangsa Indonesia. Kesadaran akan falsafah dan ideologi Pancasila yang telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa kita dan kesadaran akan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di atas bumi.