Blogger Tricks

Sunday, November 29, 2015

>>>HIDDEN FALSE FLAG

     False flag dikenal dalam sejarah pertempuran laut dunia. Bendera lawan digunakan untuk mengecoh musuh. Lawan tak akan waspada saat didekati, dan setelah terlambat mereka sudah tak mampu lagi merespon serangan tiba-tiba.

img.  Bendera Bajak Laut
     Hidden false flag merupakan ungkapan untuk menggambarkan fenomena dimana sebuah negara secara sistematis digiring agar terjebak menjadi musuh bersama. Taktiknya seperti menaikkan bendera bajak laut pada kapal netral yang akan dijadikan target. Kapal berbendera bajak laut akan segera menjadi musuh bersama. Tak seorangpun sadar bahwa kapal tadi awalnya hanyalah kapal dagang biasa yang kemudian dipasangi bendera bajak laut. Setiap kapal yang bertemu dengannya akan segera menyiapkan serangan terhebat.
     Para pemimpin negeri hendaknya waspada terhadap fenomena Hidden False Flag ini. Berbagai peperangan di negeri di Timur Tengah, seperti Irak, Libya dan Suriah mendekati kriteria tersebut. Musuh internasional yang bernama "Teroris" berfungsi sebagai false flag untuk menjadi target senjata-senjata agresor kemanusiaan. Mereka berlindung dibalik legitimasi PBB untuk menyerang negara yang dituduh sebagai sarang teroris. Ketika alasan penyerangan ternyata tak terbukti, segalanya telah menjadi debu, sudah terlambat untuk mencegah kerusakan alam dan korban manusia-manusia tak berdosa.
     Promotor perang tak akan pernah berhenti mencari panggung pertunjukan baru. Pertunjukan mewah kembang api raksasa, debu mesiu, gemerlap roket, raung pesawat, bising peluru dan diakhiri dengan kehancuran kota dan terbangnya jiwa-jiwa manusia, menjadi suguhan favorit para agen peperangan. Di balik itu semua, pemasukan finansial mengarah kepada kelompok produsen senjata tertentu. Sekelompok orang memperkaya diri dengan membunuh jutaan manusia sambil merusak alam di saat bersamaan.
     Hidden False Flag membuat kita secara tak sadar menghancurkan sesuatu tanpa alasan akurat. Reality Show sungguh sulit diterka. Sangat sulit membedakan real flag dan false flag, apalagi jika berhadapan dengan Hidden False Flag..!!

***** 


Wednesday, November 25, 2015

>>>PERANG TANPA JIWA

     Perang semakin brutal. Ia bukan hanya mengancam kemanusiaan, tapi juga mencederai alam. Senjata moderen memiliki daya rusak yang semakin besar, bukan lagi sekedar daya bunuh efektif. Padahal target perang awalnya hanyalah membunuh musuh dan bukan merusak alam.
     Saat peperangan masih menggunakan panah, tombak dan senjata api sederhana maka hampir bisa dipastikan korban hanya akan terjadi pada manusia-manusia para pelaku peperangan. Alam tak akan terluka secara masif. Kini, setelah bom atom di Hiroshima dan Nagasaki terbukti mampu mendikte kebijakan sebuah negara, senjata-senjata berdaya rusak hebat telah dikembangkan oleh umat manusia.

Sunday, November 22, 2015

>>>HUKUM KEHILANGAN KONTEKS

     Saat sejarah belum tercatat dalam buku, manusia menerapkan hukum berdasarkan kesepakatan lisan para petinggi kerajaan dan pemuka adat. Hukum lisan (tidak tertulis) merupakan aturan adat yang murni bersumber dari nilai budaya dan norma susila masyarakat tradisional. Ucapan seorang raja adalah undang-undang. Merah ucap raja merah pula kata rakyat. Kekuatan lisan ada pada getaran energinya yang langsung menyasar ke hati audiens. Kharisma raja sebagai pengucap kata-kata akan menyertai setiap ucapan yang keluar dari mulutnya.

Wednesday, November 18, 2015

>>>BURUH ASING

     Globalisasi adalah sebuah keniscayaan dalam dunia yang semakin sempit. Teknologi informasi tumbuh pesat dan membuat setiap orang dapat terhubung dengan banyak orang dari berbagai tempat di seluruh dunia. Jarak tak lagi menjadi masalah.
     Akhir-akhir ini muncul kekhawatiran akan masuknya ribuan buruh asing sebagai konsekwensi perdagangan bebas ASEAN (AFTA) akhir 2015.

Sunday, November 15, 2015

>>>DEMOKRASI ROBOTIK

     Dunia robot adalah dunia digital, dunia biner. Robot tak mampu menganalisa informasi non biner. Untuk mengendalikan kehidupan maka segala bentuk interaksi sosial harus bisa digiring ke arah dua sisi yang saling berlawanan. Demokrasi mapan ala Barat merupakan wujud sempurna sistem robotik. Partai Demokrat dan Republik merupakan elemen biner, dua pilihan, serupa dengan bilangan 0 dan 1 dalam teknologi digital.